Rabu, 17 September 2014

lessons.

This example is correct: try clicking below yes

Bulan Rajab merupakan salah satu dr empat bulan haram yg Allah Ta'ala muliakan.
Lihat QS. at-Taubah: 36.
Krn kemuliaan&kehormatan bulan tsb melebihi bulan² yg lain, sehingga pd bulan² ini Allah haramkan peperangan, kecuali jika musuh (orang² kafir) yg lebih dahulu memulai penyerangan terhadap kaum muslimin.
Namun demikian umat Islam tidak disyari’atkan utk mengkhususkan bln tsb dg melakukan ibadah² tertentu atau mengadakan ritual² khusus yg tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Beberapa hari lagi, kita akan memasuki bulan Rajab. Seperti biasanya, setiap tahunnya, beredar pesan, atau BC melalui medsos yg berisi ttg keutamaan bulan tsb dan anjuran² utk mengamalkan amalan² tertentu.
Diantaranya BC semacam ini; "Bln Rajab jtuh tgl 30 April. Brgsiapa puasa 1hr mk spt laksana puasa 1th, *Brgsiapa Puasa 7hr mk dittup pintu² Neraka Jahanam. *Brgsiapa Puasa 8hr mk dibuka pintu 8Surga. *Brgsiapa Puasa 10hr akan dikabulkn sgla pmintaanx. *Brgsiapa mengingatkn kpd org lain ttg ini, Seakan ibadah 80th".
Maka hendaklah setiap Muslim berhati², agar tidak ikut serta meyakini, &ikut menyebarluaskan BC tsb& yg semisalnya. Krn hal tsb tidak bersumber dari hadits² yg shahih kecuali dari hadits² dha'if(lemah)& maudhu'(palsu).
Al-Hafizd Ibnu Hajar berkata: “Tidak ada satupun hadits shahih ttg keutamaan bulan rajab, serta mengkhususkan puasa pada hari tertentu di dalamnya, juga tidak qiyamullail pada malam tertentu, yg bisa dijadikan dalil dalam masalah tersebut".
Utk mengetahui dari dekat &utk membuktikan hadist² palsu ttg keutamaan shalat &puasa di bln Rajab, kita dapat merujuk ke link berikut:
Semoga kita selalu terbimbing dalam beramal sesuai dg Sunnah Rasulullah &terhindar dari amalan² ibadah yg tidak benar.
Semoga bermanfaat. Wallahu a'lam
Sumber: Abu Farwa al-Hakim

SDN 04 DAMPIT: siraman rohani

Sebait Catatan Nasihat

(Alm) Ustadz Rahmat Abdullah.

"Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwah"
Setiap kita akan senantiasa diuji oleh Allah SWT pada titik-titik kelemahan kita.
Orang yang lemah dalam urusan uang namun kuat terhadap
fitnah jabatan dan wanita, tidak akan pernah diuji dengan wanita atau
jabatan.
Tetapi orang yang lemah dalam urusan wanita namun kuat dalam urusan uang, tidak akan pernah diuji dengan masalah keuangan.
Orang yang mudah tersinggung dan gampang marah akan
senantiasa dipertemukan oleh Allah dengan orang yang akan membuatnya
tersinggung dan marah sampai ia bisa memperbaiki titik kelemahannya itu
sehingga menjadi tidak mudah tersinggung dan tidak pemarah.
Orang yang selalu berlambat-lambat menghadiri pertemuan
forum dakwah karena alasan istri, anak, mertua, atau tamu akan
senantiasa dipertemukan dengan perkara ‘mertua datang,

tamu datang silih berganti’ di saat ia akan berangkat .. terus begitu
sampai ia memilih prioritas bagi aktivitasnya apakah kepada dakwah atau
kepada perkara-perkara lain.
Kita semua harus memahami dan mengatasi segala kelemahan
diri di jalan dakwah ini. Ingatlah, mushaf Al-Quran tidak akan pernah
terbang sendiri kemudian datang dan memukuli orang-orang yang
bermaksiat.
Sungguh teramat merugi... mereka yang mengikuti hawa nafsu
kemudian pergi meninggalkan kebersamaan dlm dakwah ilallah, tanpa mau
bersabar sebentar dalam ujian keimanan. Tanpa mau mencoba bertahan
sebentar dalam dekapan ukhuwah..
Dan sungguh, Kecewa itu biasa dan 'manusiawi' yang luar
biasa, siapa saja yang mampu beristighfar dan lalu berlapang dada serta
bertawakkal pada-Nya.
Memang... Dakwah ini berat... karenanya ia hanya mampu dipikul oleh mereka yang :
1. Memiliki hati sekuat baja.
2. Memiliki kesabaran lebih panjang dari usianya.
3. Memiliki kekuatan yang berlipat.
4. Memiliki keihklasan dalam beramal yang meninggi.
5. Memiliki ketabahan seluas lautan, memiliki keyakinan sekokoh pegunungan.
Siapapun tak akan pernah bisa bertahan...melalui jalan dakwah ini... mengarungi jalan perjuangan... kecuali dengan KESABARAN!!!
Karenanya... Tetaplah disini... dijalan ini...bersama
kafilah dakwah ini. Seberat apapun perjalanan yang harus ditempuh...
Sebesar apapun pengorbanan untuk menebusnya...tetaplah disini...
Buanglah hawa nafsu dalam mengarungi perjalanannya, karena telah banyak yang bergugugran karenanya.
Gandenglah selalu iman kemana saja kita melangkah, karena
iman akan menjagamu setiap waktu. Seburuk apapun, sekeruh apapun kondisi
kapal layar kita, jangan lah sekali2 mencoba untuk keluar dari kapal
layar ini dan memutuskan berenang seorang diri... karena pasti kau akan
kelelahan dan memutuskan menghentikan langkah yang pada akhirnya
tenggelam disamudra kehidupan...
Jika bersama dakwah saja... kau serapuh itu...Bagaimana mungkin dengan seorang diri?? Sekuat apa kau jika seorang diri...???